Rabu, 24 November 2010

Ketika Memilih Anjing sebagai Hewan Peliharaan

Mengapa banyak orang ingin memelihara anjing sebagai pilihan hewan peliharaannya? Ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh dengan memelihara seekor anjing di dalam rumah, antara lain:

  
Hubungan emosional antara anjing dan manusia 
          Hubungan antara anjing dan manusia bersifat timbal balik. Jika Anda memberi perhatian yang layak
    seperti merawat dan mengelusnya, maka anjing akan merasa lebih tenang dan dekat berada dekat
    majikannya. Bagi manusia, kehadiran anjing akan memberi perasaan senang dan nyaman karena merasa
    ada yang membutuhkan manusia. Itulah sebabnya anjing dapat menjadi teman terbaik manusia
  • Perlindungan untuk manusia

    Anjing dapat memberi rasa aman pada majikannya. Kebiasaan anjing untuk menggonggong siapapun yang asing, dapat menjadi perangkat pengamanan alami bagi rumah Anda. Bahkan pemilik anjing merasa aman jika berada di dekat anjing mereka karena anjing akan menyerang siapapun yang terlihat mengancam majikannya. Selain itu, naluri anjing yang bisa mengetahui bencana alam jauh sebelumnya juga menjadi keuntungan tersendiri jika tinggal di daerah yang sering terjadi bencana.
  • Bantuan

    Anjing akan senang menjadi penolong bagi majikannya. Misalnya anjing yang menjadi penuntun orang buta, anjing yang menjadi pembantu pemadam kebakaran, anjing juga dapat menjadi bagian tim khusus pertolongan bencana alam. Anjing juga dapat membantu petugas kepolisian mencari barang tertentu. Banyak bantuan yang diberikan oleh seekor anjing bagi majikannya bahkan pada situasi yang sulit.
Meski ada banyak keuntungan memelihara anjing, namun ada juga kerugian memelihara anjing. Apa saja kerugian yang harus Anda tanggung dengan kehadiran seekor anjing di rumah Anda? Berikut ini beberapa kerugian memelihara anjing:
  • Tanggung jawab bertambah

    Memelihara anjing berarti menambah tanggung jawab Anda, seperti memberi makan, minum, memandikan dan menyediakan tempat tinggal untuknya. Lalu Anda juga harus menyisihkan waktu Anda untuk mengajak jalan atau berolahraga dengannya.
  • Masalah kebersihan dan kesehatan

    Dengan memiliki seekor anjing, Anda harus bersiap-siap untuk membersihkan kutu anjing, bulu anjing, kotoran, dan juga harus lebih sering membersihkan rumah. Selain itu, beberapa penyakit pada anjing juga bisa menjadi masalah tersendiri misalnya rabies.
  • Biaya

    Untuk memelihara seekor anjing juga membutuhkan biaya tambahan. Apalagi jika Anda harus menyediakan makanan khusus anjing, perawatan bulu, maupun biaya ke dokter hewan. Usia anjing rata-rata antara 12 hingga 15 tahun, maka Anda harus mempersiapkan biaya untuk jangka waktu tersebut jika ingin memelihara anjing.
  • Menimbulkan masalah dan kasus

    Jika pemilik anjing tidak terlalu memperhatikan anjingnya, maka bisa saja anjing tersebut menyerang orang lain sehingga akan menimbulkan masalah bahkan tuntutan hukum.

Tips Memilih Anjing

Jika Anda memutuskan untuk memelihara anjing dalam rumah Anda, maka berikut ini beberapa tips yang bisa menjadi pertimbangan saat memilih anjing.

  • Ras atau Campuran?

    Saat memilih anjing, banyak pilihan yang tersedia baik jenis, sifat, ukuran tubuh, warna bulu dan lainnya. Namun, Anda juga harus memutuskan untuk memelihara anjing ras atau campuran. Apa keunggulan anjing ras yang masih tulen dengan anjing campuran? 

     

    Anjing Ras

    Anjing ras memiliki penampilan fisik yang lebih bagus daripada yang campuran, baik bulu dan warnanya. Sifat dan karakternya juga lebih jelas dibanding anjing campuran. Namun anjing ras cenderung mewarisi kelemahan genetis induknya, sehingga sering mengalami gangguan kesehatan yang diturunkan induknya seperti gangguan kulit, katarak bahkan kanker.

     

    Anjing Campuran

    Anjing campuran lebih kuat terhadap masalah genetis. Namun, anjing campuran memiliki penampilan fisik tidak sebaik penampilan fisik anjing ras. Selain itu, sifat dan perilaku anjing campuran lebih sulit ditebak.

     

    Karakter dan sifat anjing

    Setiap jenis anjing memiliki karakter dan sifat yang berbeda dan unik. Tidak semua anjing berbadan besar adalah anjing yang galak dan agresif. Dan tidak semua anjing berbadan kecil dan mungil adalah anjing yang bersahabat. Misalnya anjing Golden Retriever meski berbadan besar adalah anjing yang senang bersahabat dengan siapapun. Sedangkan Terrier yang berbadan kecil dan mungil adalah jenis anjing yang agresif dan galak. Pilihlah anjing yang paling Anda senangi sifat dan karakternya.
  • Luas rumah Anda vs anjing

    Jika rumah Anda kecil, jangan memelihara anjing yang besar dan agresif. Karena jika ia sedang ingin bermain, rumah Anda akan segera berantakan. Jika rumah Anda kecil dan banyak benda maka sebaiknya pilihlah anjing yang kecil atau mungil seperti poodle.
  • Latar belakang anjing

    Pilihlah anjing yang memiliki latar belakang yang jelas. Jika Anda membeli dari pet shop, maka tanya terlebih dahulu surat atau sertifikat keterangannya. Jika tidak ada, maka Anda dapat berkonsultasi untuk mendapat keterangan. Anda juga bisa mendapatkan anjing dari orang yang sudah dikenal baik. Cara ini lebih baik, karena Anda dapat tahu dengan lebih jelas bagaimana kesehatan, perawatan dan keasliannya. Jika Anda memilih bayi anjing, maka sebaiknya cari tahu latar belakang induknya, apakah memiliki kelainan atau masalah kesehatan tertentu. Anak anjing akan menurunkan sifat, perilaku, dan kesehatan dari induknya.
  • Jantan atau betina

    Anjing betina biasanya lebih mudah diatur. Sedangkan anjing jantan lebih agresif dan aktif. Selain itu, anjing jantan biasanya memiliki jiwa petualang, sehingga jika tidak diperhatikan, bisa saja anjing tersebut hilang. Karena itu, jika Anda ingin menempatkan anjing di dalam rumah, pilihlah anjing betina. Sedangkan jika ingin digunakan sebagai anjing penjaga, maka pilihlah anjing jantan.
  • Anak anjing atau anjing dewasa

    Anak anjing biasanya lebih mudah dilatih dibanding dengan anjing dewasa. Namun, Anda harus lebih sabar membesarkan anak anjing seperti membesarkan seorang anak yang baru lahir dan masih kecil.

    Sedangkan anjing dewasa lebih susah dididik dan diubah perilakunya karena telah memiliki kebiasaan yang terbentuk pada tempat ia dibesarkan sebelumnya. Namun, jika Anda memilih anjing dewasa yang tepat, juga ada keuntungannya. Anjing dewasa biasanya sudah memiliki pengetahuan yang cukup untuk berhubungan dengan orang lain dan lingkungan sekitarnya.

    Jika Anda bisa menyediakan waktu lebih lama dengan anjing kesayangan Anda, pilihlah anak anjing. Sebaliknya, pilihlah anjing dewasa yang sudah terdidik jika Anda sulit mengatur waktu.
  • Kondisi lingkungan tempat anjing dibesarkan

    Jika Anda memilih anjing dewasa, coba cari tahu kondisi tempat ia dibesarkan sebelumnya. Anjing yang dibesarkan di lingkungan yang penuh kekeluargaan dan banyak manusia, cenderung lebih ramah dan bersahabat. Sedangkan anjing jalanan akan menjadi anjing yang bermasalah. Karena itu, jika Anda merasa kasihan saat melihat anjing di jalan dan ingin mengadopsinya, maka bersiaplah dengan karakternya yang bisa jadi akan menimbulkan masalah.
Karena itu, pilihlah anjing yang terbaik menurut Anda. Buatlah perencanaan yang matang saat akan membeli anjing. Jangan sampai Anda membawa pulang anak anjing yang mungil dan ramah padahal tadinya Anda berencana membeli anjing penjaga rumah yang besar dan agresif. Setelah Anda membawa pulang anjing pilihan Anda, jangan lupa merawat dan memelihara anjing Anda dengan baik.
Karena usia anjing rata-rata pada umumnya antara 12 hingga 15 tahun, itu membutuhkan komitmen Anda untuk membuat hubungan jangka panjang dengan anjing. Banyak orang tidak sanggup memelihara komitmen ini dengan membuang atau memberikan anjing kesayangan mereka kepada orang lain. Ini bisa menunjukkan sikap orang tersebut yang tidak mampu membuat komitmen jangka panjang. Karena itu, peliharalah anjing Anda dengan perhatian dan kasih sayang karena anjing bisa menjadi teman terbaik manusia dan memiliki hubungan emosi timbal balik dengan manusia.usia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Share It